
Beberapa orang masih rancu dengan haji dan umroh, padahal kedua ibadah ini punya banyak perbedaan untuk dilaksanakan. Keduanya memang sama-sama dilaksanakan di Kabah Mekah nanun ada beberapa syarat dan ketentuan yang membedakannya. Agar Anda tidak rancu coba cek dulu perbedaan haji dan umroh di bawah ini!
Pengertian Haji dan Umroh
Perbedaan pertama yang perlu Anda tahu mengenai haji dan umroh adalah dari makna dan pengertiannya. Haji menurut bahasa artinya adalah menyengaja atau dengan sadar melakukan sesuatu. Kemudian untuk istilah, haji sendiri punya pengertian berkunjung ke Baitullah/ke ka'bah untuk melaksanakan ibadah dengan tata cara dan rukun tertib tertentu.
Dalam rukun Islam sendiri, haji masuk ke dalam rukun nomor lima sehingga sifat pengerjaannya adalah wajib (bagi yang mampu). Maksud lain dari haji adalah ziarah Islam tahunan ke Makkah yang setidaknya dilaksanakan sekali seumur hidup untuk muslim dewasa ketika memenuhi kemampuan fisik dan finansial. Intinya bisa dilaksanakan tanpa memaksakan diri.
Istilah lain yang menjelaskan tentang haji adalah sebuah rangkaian ibadah yang menyengaja ke tanah suci untuk melaksanakan thawaf, sa’i, serta wukuf di Arafah. Lalu, apa perbedaannya dengan umroh? Umrah dilihat dari segi bahasa berarti berziarah ke tempat ramai atau berpenghuni. Kemudian menurut istilah, umroh adalah menyengaja pergi ke Kabah untuk ibadah.
Sementara menurut syariat Islam, umroh merupakan berkunjung Baitullah atau (Masjidil Haram) untuk melakukan ibadah sesuai ketentuan di dalamnya. Baik haji maupun umroh sama-sama punya syarat, sunnah dan hal-hal yang dilarang. Selain itu, umroh juga sering disebut sebagai latihan seseorang sebelum menjalankan ibadah haji yang sebenarnya.
Hukum Haji dan Umroh
Setelah memahami pengertian antara haji dan umroh selanjutnya Anda perlu tahu hukum yang mengikat dua kegiatan ibadah ini agar tidak salah paham. Dirujuk dari terjemahan KH Hasyim Asy'ari maka hukum dari haji dan umroh bisa dilihat sebagai berikut!
- Haram
Hukum haji dan umroh bisa saja haram jika pelaksanaannya mendatangkan bahaya atau sesuatu buruk untuk orang lain.
- Sunnah
Hukum haji dan umroh menjadi sunnah jika pelaksanaannya dilakukan oleh anak-anak maupun budak yang belum merdeka meskipun saat ini sudah tidak ada lagi istilah budak.
- Fardhu Kifayah
Hukum ini berlaku untuk semua umat Islam secara umum dengan tujuan meramaikan Ka’bah (setiap tahunnya).
- Fardhu ‘Ain
Hukum selanjutnya untuk haji dan umroh bisa menjadi fardhu ‘ain ketika seseorang memenuhi syarat wajib untuk melaksanakannya.
Pelaksanaan Haji dan Umroh
Perbedaan ketiga yang tidak kalah penting Anda tahu adalah mengenai waktu pelaksanaan dari haji dan umroh tersebut. Anda harus tahu kalau ibadah haji hanya boleh dilaksanakan pada bulan haji saja yakni pada Syawal, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah. Selain waktu tersebut tentu saja penyelenggaraan ibadah haji ini tidak bisa diterima.
Berbeda dengan umroh, ibadah yang satu ini bisa dilaksanakan kapan saja bahkan saat bulan haji juga diperbolehkan. Tidak heran kalau umroh banyak dipilih karena bisa kapan saja dan sekaligus latihan sebelum menjalankan ibadah haji yang lebih panjang dan khidmah.
Lama Waktu Haji dan Umroh
Selain waktu pelaksanaan yang berbeda, antara haji dan umroh juga punya lama waktu atau durasi yang berbeda. Dibandingkan umroh, haji butuh waktu yang lebih lama biasanya 4 sampai 5 harian sementara untuk pelaksanaannya dimulai pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai 13 Dzulhijjah. Kemudian untuk umroh sendiri hanya membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 jam saja sehari.
Banyaknya Rukun Haji dan Umroh
Perbedaan selanjutnya yang Anda perlu tahu dari haji dan umroh adalah mengenai banyaknya rukun yang dilaksanakan. Rukun haji ada 6 sementara rukun umroh sebanyak 5, keduanya punya kemiripan dan ketentuannya. Kedua ibadah ini dianggap sah jika berhasil memenuhi semua rukun yang telah diberikan.
Rukun Haji dan Umroh
Rukun haji dimulai dari Ihram, Wukuf di Arafah, Thawaf, Sa’i Bukit Shafa dan Marwah, mencukur rambut dan tertib rukun. Kemudian untuk umroh sendiri terdiri dari Ihram, Thawaf, Sa’i Bukit Shafa dan Marwah, mencukur rambut dan tertib rukun. Perbedaan signifikan antara keduanya adalah tidak adanya pelaksanaan Wukuf di Arafah ketika menjalankan umroh.
Syarat Haji dan Umroh
Perbedaan selanjutnya yang tidak kalah penting diperhatikan adalah mengenai perbedaan syarat haji dan umroh. Syarat untuk melaksanakan ibadah haji adalah Islam, baligh, berakal, merdeka, disertai mahram (untuk perempuan atau anak-anak) dan mampu (baik dalam segi finansial maupun fisik). Kemudian untuk umroh syaratnya juga sama hanya saja dalam segi biaya memang mahal haji.
Selain syarat di atas Anda harus tahu kalau baik umroh dan haji harus punya pegangan yang cukup mengenai pengetahuan bacaan apa saja yang harus dilakukan sampai dengan tata cara pelaksanaannya. Barulah Anda bisa berangkat untuk menjalankan ibadaH tersebut.
Manfaat Haji dan Umroh
Ada perbedaan manfaat yang didapatkan ketika menjalankan haji dan umroh. Untuk haji sendiri ketika mabrur maka balasannya langsung surga, haji juga merupakan bentuk pemenuhan panggilan Allah SWT, haji merupakan amalan yang paling baik dibanding amalan lainnya, haji adalah bentuk amalan penghapusan dosa, bisa menghilangkan kefakiran dan diberi pahala besar.
Selain itu, dengan melaksanakan haji Anda bisa mendapatkan tarbiah langsung dari Allah SWT. Tidak heran jika seseorang yang pulang haji pasti wajahnya berseri karena mendapatkan banyak rahmat dari Allah SWT. Kemudian untuk yang melaksanakan umroh jangan khawatir karena ada banyak manfaat yang datang juga pada Anda.
Manfaat umroh adalah sebagai latihan bertemu Allah SWT sebelum menjalankan ibadah haji yang lebih panjang, mendapatkan berkah dari Allah SWT, umroh mampu menebus dosa, dijanjikan mati syahid, mendapatkan pahala melimpah (apalagi dilaksanakan saat bulan puasa). Umroh juga menjadi bukti bahwa seseorang tidak terlalu mencintai dunianya dan menyerahkan diri pada Allah SWT.
Dikarenakan umroh lebih mudah berangkatnya sehingga banyak orang yang kesulitan menentukan sesuatu untuk datang umroh meminta petunjuk pada Allah SWT. Mereka akan mendapatkan petunjuk dan kemantapan hati lebih baik.
Ibadah umroh maupun haji tetap bisa komunikasi lancar tanpa terhalang jarak dengan paket PRIO Umroh dan Haji di XL PRIORITAS. Ada banyak pilihan paket menarik mulai dari nelpon, SMS sampai internetan puas tentu dengan harga yang terjangkau banget. Cek dan aktifkan sekarang juga di *123# atau langsung ke aplikasi myXL untuk pengalaman yang lebih baik.
Pilihan paketnya beragam mulai dari 1GB sampai dengan 25 GB begitu juga dengan periode masa aktif penggunaannya mulai dari 45 hari sampai 60 harian. Umroh dan haji tidak pernah semudah ini untuk komunikasi apalagi Anda tidak perlu ganti kartu dan tetap bisa pakai kartu yang sama. Ibadah jadi lebih tenang dengan XL PRIORITAS.




