perbedaan pilates dan yoga
Source: Freepik

Olahraga bukan hanya tentang membakar kalori, tetapi juga menjaga keseimbangan tubuh, pikiran, dan energi. Dari banyaknya pilihan olahraga, yoga dan pilates menjadi dua di antaranya yang sering dianggap mirip. Padahal ada beberapa perbedaan pilates dan yoga yang perlu diketahui sebelum mencoba.

Dengan mengetahui perbedaan keduanya, Anda akan tahu mana yang lebih cocok untuk kebutuhan olahraga sehari-hari. Agar tidak bingung lagi, temukan penjelasan lengkap tentang beda yoga dan pilates dalam artikel ini!

Apa Itu Pilates?

Pilates adalah olahraga yang lebih fokus pada penguatan otot inti (core muscles), seperti perut, punggung bawah, dan pinggul. Umumnya, gerakan pilates lebih terstruktur, repetitif, dan menekankan presisi.

Beberapa manfaat dari olahraga pilates, antara lain:

  • Mengencangkan otot dan meningkatkan kekuatan inti
  • Meningkatkan mobilitas sendi
  • Memperbaiki postur dan keseimbangan
  • Mengurangi risiko cedera
  • Meningkatkan stabilitas tubuh dalam aktivitas sehari-hari

Sekarang ini, pilates modern juga tidak terlepas dari penggunaan alat, seperti ball, reformer, atau band untuk membantu memberikan variasi latihan.

Apa Itu Yoga?

Yoga adalah latihan holistik yang berasal dari India ribuan tahun lalu. Fokus utamanya ada pada fisik, pikiran, dan spiritualitas. Dalam praktiknya, yoga menggabungkan pose (asanas), teknik pernapasan (pranayama), dan meditasi.

Olahraga ini sangat cocok bagi Anda yang ingin:

  • Mengurangi stres dan meningkatkan fokus
  • Meningkatkan postur tubuh
  • Meredakan ketegangan otot
  • Memperbaiki kualitas tidur

Biasanya, yoga memiliki ritme latihan yang lebih perlahan. Tujuannya adalah memberi ruang bagi Anda untuk merasakan setiap gerakan dan terhubung dengan napas.

Perbedaan Pilates dan Yoga

Setelah mengetahui definisinya, berikut adalah beberapa perbedaan pilates dan yoga yang penting untuk diketahui sebelum mencobanya.

1. Asal-Muasal

Yoga adalah olahraga yang sudah lama berkembang sekitar 2.500-5.000 tahun lalu di India. Seiring dengan perkembangannya, yoga mulai banyak dikenal dan diminati.

Hingga sekarang sudah ada banyak jenis yoga yang populer dipraktikkan, seperti Kripalu, Vinyasa, Hatha, Ashtanga, sampai Bikram. Sedangkan pilates merupakan versi kontemporer dari yoga.

Seorang atlet dari Jerman bernama Joseph Pilates mulai mengembangkan olahraga pilates sekitar abad 20-an. Ia menciptakan gerakan pilates sebagai sarana rehabilitasi, penguatan, dan fokus pengendalian otot inti postural.

2. Alat Bantu

Selanjutnya, perbedaan mendasar juga terlihat dari alat bantu yang digunakan. Olahraga yoga hanya membutuhkan membutuhkan matras yoga atau yoga mat.

Matras ini berfungsi sebagai alas serta mengurangi risiko tangan dan kaki tergelincir saat melakukan berbagai gerakan dalam latihan. Sementara pada pilates, Anda membutuhkan beberapa peralatan untuk melakukan berbagai variasi gerakan.

Beberapa peralatan yang sering digunakan dalam olahraga pilates antara lain resistance band, pilates ring, pilates ball, atau block.

3. Metode Latihan

Perbedaan pilates dan yoga berikutnya bisa terlihat dari metode latihan. Praktik yoga lebih banyak mengombinasikan gerakan dan postur yang dibutuhkan untuk mendapat kesehatan fisik dan kesejahteraan mental secara umum.

Misalnya, yoga memasukkan unsur relaksasi, meditasi, dan pengaturan napas pada tiap gerakannya. Ketiga unsur ini dilakukan untuk meraih ketenangan dan kedamaian spiritualitas.

Berbeda halnya dengan metode latihan pilates yang lebih fokus untuk membangun kekuatan otot inti tubuh melalui rangkaian gerakan yang melibatkan kontraksi otot inti.

4. Teknik Pernapasan

Teknik pernapasan menjadi perbedaan pilates dan yoga lainnya yang sangat kentara. Sebab, dalam praktiknya, yoga menggunakan teknik pernapasan dalam. Khususnya pada jenis yoga Vinyasa dan Ashtanga yang menggunakan teknik ujiayi pranayama atau pernapasan berdesir.

Teknik pernapasan ini mengharuskan Anda untuk menarik dan membuang napas melalui hidung, sehingga dapat memberikan energi dan efek relaksasi. Sedangkan dalam pilates, Anda cenderung akan melakukan pernapasan olahraga pada umumnya.

Jadi, Anda cukup menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya melalui mulut.

5. Tujuan Latihan

Beda yoga dan pilates berikutnya adalah dari segi tujuan. Latihan yoga bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan juga jiwa.

Oleh karena itu, tidak heran jika yoga sering kali direkomendasikan untuk membantu menghilangkan stres dan menenangkan pikiran. Adapun tujuan olahraga pilates adalah untuk meningkatkan kekuatan inti tubuh dan stabilitasnya guna mengembalikan vitalitas tubuh setelah cedera sendi.

Biasanya, fisioterapis juga menggunakan pilates selama bertahun-tahun untuk membantu mengelola dan memulihkan cedera dengan menguatkan otot-otot pendukung sendi sekaligus mencegah kemungkinan cedera di kemudian hari.

6. Prinsip Dasar

Bukan hanya asal-muasalnya yang berbeda, prinsip yoga dan pilates juga memiliki perbedaan. Jadi, prinsip dasar pilates adalah konsentrasi, pernapasan, aliran, ketelitian, pengontrolan, dan keterpusatan.

Sementara prinsip yoga menggunakan bahasa khusus, seperti dhyana yang bermakna pemikiran positif dan meditasi. Kemudian ada juga pranayama yang berarti pernapasan, asanas yang berarti gerakan, savasana atau relaksasi lengkap, dan sauna yang berarti diet.

7. Kelas Latihan

Kelas latihan pilates umumnya disesuaikan dengan kebutuhan orang yang bersangkutan. Jadi, akan terlihat jelas perbedaan gerakan orang yang pilates untuk menurunkan berat badan dengan gerakan untuk mengencangkan dan melenturkan tubuh.

Karena tujuan utama yoga adalah untuk meningkatkan kekuatan fisik serta menyeimbangkan antara ketenangan pikiran dan jiwa, maka kelas latihannya lebih berfokus pada latihan berkonsentrasi melalui meditasi.

8. Fleksibilitas

Bagi pemula, lebih disarankan untuk memilih pilates. Pasalnya, olahraga ini bisa dilakukan oleh semua orang, termasuk jika Anda belum memiliki pengalaman.

Sementara untuk yoga, meski gerakannya terlihat santai dan menenangkan, orang yang melakukannya tetap harus memiliki kemampuan fleksibilitas yang tinggi.

9. Pose

Perbedaan pilates dan yoga yang terakhir adalah dari segi pose. Gerakan pilates cenderung dilakukan dengan stabil karena bertujuan untuk meningkatkan fungsi otot.

Berbeda dengan gerakan yoga yang hanya dilakukan pada periode tertentu dan dikombinasikan dengan pengaturan pernapasan. Hal ini bertujuan agar fungsi tubuh dapat berjalan bersamaan secara tidak langsung, termasuk pada kerja otot.

Antara Yoga dan Pilates, Manakah Olahraga yang Menarik untuk Anda Coba?

Perbedaan paling utama antara yoga dan pilates terletak pada fokus serta tujuannya. Yoga memberi keseimbangan antara tubuh dan pikiran dengan pendekatan spiritual, sementara pilates berfokus pada penguatan otot inti dan postur tubuh.

Dari sini, Anda bisa memilih olahraga yang paling sesuai dengan kebutuhan atau kombinasikan keduanya untuk manfaat yang lebih menyeluruh. Satu yang paling penting adalah tetap konsisten dan sesuaikan ritme latihan dengan kondisi tubuh Anda.

Jika Anda ingin latihan yoga atau pilates melalui video online, pastikan koneksi internet yang digunakan selalu stabil. Anda bisa gunakan paket internet XL PRIORITAS untuk miliki jaringan yang lebih cepat dan stabil.

Kuota besarnya bisa digunakan untuk streaming kelas latihan. Mulai dari Rp65.000 saja, Anda sudah bisa mendapatkan paket internet dengan kuota besar, bonus kuota hingga 60 GB untuk pembelian eSIM, dan bonus instan roaming.

Tingkatkan kualitas hidup Anda mulai hari ini dengan XL PRIORITAS. Cek dan pilih paketnya sekarang!