Badminton adalah pilihan olahraga yang tidak hanya bikin sehat, tapi juga seru. Kita bisa main berdua dengan lawan, atau berempat untuk permainan ganda. Supaya mainnya makin prima, kita membutuhkan raket yang tepat. Bagaimana, sih, cara memilih raket yang oke? Yuk, simak tips memilih raket badminton yang sesuai dengan kebutuhan kita di bawah ini.
Perhatikan Bentuk Kepala Raket
Bagi yang masih awam mungkin belum tahu kalau bentuk kepala raket badminton terbagi jadi dua, yaitu oval yang konvensional dan kotak atau isometrik. Kedua jenis ini punya area yang akan menghasilkan pantulan dengan kekuatan maksimal jika mengenai kok di area tersebut.
Saat ini, lebih banyak yang memilih bentuk kepala raket isometrik karena dianggap mampu menghasilkan pantulan lebih baik dibandingkan bentuk kepala oval. Terutama kalau ingin menghasilkan smash yang kuat dan akurat.
Perhatikan Bentuk Batang Raket
Batang raket badminton pun bentuknya terbagi menjadi empat jenis, yaitu fleksibel, sedang, kaku dan ekstra kaku. Cara memilihnya adalah berdasarkan kecepatan ayunan tangan si pemain. Untuk atlet badminton profesional, pastinya sudah memiliki kemampuan yang jauh berbeda dengan non atlet. Ayunan lengannya cepat dan tekniknya profesional. Biasanya mereka memilih batang raket ekstra kaku.
Bentuk batang raket yang kaku sangat mendukung para atlet untuk menghasilkan pantulan kok yang lebih cepat. Performa para atlet pun makin prima karena kekuatan ayunan lengan makin bagus. Tapi jenis bentuk batang raket ini kurang cocok untuk pemain pemula.
Untuk pemula disarankan pakai bentuk batang raket yang fleksibel atau sedang. Dengan jenis batang ini, kita tidak perlu mengeluarkan tenaga besar saat mengayunkan raket. Pemula bisa mengontrol pukulan, ayunan dan tangkisan dengan jauh lebih mudah. Kalau ayunan sudah mulai kuat, baru bisa pilih bentuk batang raket level di atasnya.
Cek Ukuran Pegangan Raket
Pegangan atau handle raket juga ada ukuran yang bervariasi. Cara mengeceknya adalah cari huruf G yang ada di pegangan raket. Keterangannya biasanya disatukan dengan ukuran berat raket. Ukuran pegangan raket ada enam. Ini dia ukurannya dari yang paling berat ke yang paling ringan:
- G1: 4 inci
- G2: 3.75 inci
- G3: 3.5 inci
- G4: 3.25 inci
- G5: 3 inci
- G6: 2.75 inci
Di toko perlengkapan olahraga, pada umumnya tersedia ukuran pegangan raket G4 dan G5. Keduanya dianggap paling pas dan paling banyak dipilih oleh pemain badminton yang non profesional. Kalau tak tahu secara pasti berapa ukuran pegangan yang tepat, disarankan pilih G4 dan G5 yang cukup ringan.
Pilih Berat Raket yang Sesuai
Meski terlihat sama, raket badminton ternyata punya bobot yang berbeda-beda. Coba saja bandingkan saat kita memegang antara satu raket dengan lainnya. Raket badminton yang dianggap ideal adalah yang bobotnya ringan. Alasannya karena raket yang berat akan menghambat gerakan kita, terutama rentang gerak lengan. Lebih jauh lagi, raket yang terlalu berat bisa mengakibatkan cedera lengan atau bahu.
Kita bisa mengecek berat raket dari logo U yang ada di bawah pegangan raket. Jenis bobot raket badminton dari yang paling berat ke paling ringan adalah:
- U: 95 – 99 gram
- 2U: 90 – 94 gram
- 3U: 85 – 89 gram
- 4U: 80 – 84 gram
- 5U: 75 – 79 gram
- 6U: 70 – 74 gram
Jenis yang sering digunakan adalah 3U sampai 6U. Sedangkan yang berat seperti 2U dan U umumnya digunakan khusus untuk melatih kekuatan otot lengan bawah dan pergelangan tangan. Namun, bukan berarti raket yang paling ringan selalu menjadi raket yang paling bagus. Sesuaikan dengan kenyamanan masing-masing saat bermain.
Pilih Jenis Kepala Raket
Jenis kepala raket juga terbagi menurut bobotnya. Ada tiga jenis yaitu ringan, berat, dan seimbang. Pilih kepala raket sesuai dengan fungsi yang dibutuhkan. Misalnya butuh jenis pukulan yang cepat, maka yang paling tepat adalah kepala raket ringan agar kita bisa mengendalikan pukulan dengan lebih luwes. Tapi saat smash, raket ini tidak bisa memberi dorongan ekstra yang kuat.
Nah, kalau lebih butuh smash dengan kekuatan maksimal dan lebih akurat, paling tepat pilih kepala raket yang berat. Kelemahannya tentu pada beratnya yang membuat gerakan tangan kita menjadi kurang luwes jika dibandingkan dengan kepala raket ringan. Beban pergelangan tangan juga jadi lebih berat, sehingga hasil pukulan kita pun tidak bisa terlalu cepat dan lincah.
Terakhir, berat kepala raket yang seimbang adalah yang dianggap paling ideal. Ini adalah raket serbaguna yang bisa digunakan untuk pukulan lincah untuk tangkisan serangan lawan dan bisa diandalkan juga untuk menghasilkan smash kuat.
Cari Tahu Lebih Banyak tentang Raket Badminton dengan Paket Internet XL PRIORITAS
XL PRIORITAS adalah layanan seluler pascabayar dari XL Axiata. Hadir dengan paket unlimited internet, nikmati browsing sepuasnya tanpa perlu khawatir kehabisan kuota. Paket internet unlimited XL PRIORITAS terbagi menjadi:
1. myPRIO GOLD X
Benefit paket ini adalah unlimited internet dengan unlimited nelpon ke nomor XL/AXIS dan unlimited SMS ke semua operator. Tersedia kuota 150 menit nelpon ke semua operator. Harga paketnya mulai dari Rp120.000/bulan.
2. myPRIO PLATINUM X
Benefit paket ini adalah unlimited internet dengan unlimited nelpon ke nomor XL/AXIS dan unlimited SMS ke semua operator. Tersedia kuota 250 menit nelpon ke semua operator dan cashback roaming selama 3 hari. Harga paketnya mulai dari Rp200.000/bulan.
3. myPRIO DIAMOND X
Benefit paket ini adalah unlimited internet dengan unlimited nelpon ke nomor XL/AXIS dan unlimited SMS ke semua operator. Tersedia kuota 350 menit nelpon ke semua operator dan cashback roaming selama 7 hari. Harga paketnya mulai dari Rp300.000/bulan.
4. myPRIO ULTIMA X
Terakhir, ada paket myPRIO Ultima X dengan benefit unlimited internet dan unlimited nelpon/SMS ke semua operator. Tak lupa, tersedia benefit cashback roaming selama 30 hari. Paket ini dibanderol dengan harga Rp500.000/bulan.
Harga yang tercantum di atas belum termasuk pajak dan dapat berbeda sesuai lokasi pendaftaran.




