cara cek travel umroh resmi

Umroh merupakan ibadah yang ditujukan bagi yang sudah mampu secara finansial, fisik, maupun rohani. Namun, ada satu langkah yang wajib dikerjakan, yakni memahami cara mengecek travel umroh resmi yang dapat membantu Anda memilih penyelenggara yang telah memiliki izin dari Kementerian Agama.

Cara cek travel umroh resmi menjadi langkah yang wajib dilakukan sebelum membayar perjalanan umroh selama sekitar 10 hari. Langkah tersebut patut dilakukan karena sebagai penjamin perjalanan umroh yang memakan waktu cukup lama tersebut dapat berjalan aman dan nyaman, mulai dari perjalanan berangkat, selama berada di Tanah Suci, hingga tiba di Tanah Air.

Cara Mengecek Travel Umroh Resmi yang Bisa Anda Lakukan

Memilih travel umroh tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pemilihan tersebut membutuhkan strategi agar ibadah umroh Anda dapat dijalankan dengan khusyuk tanpa hambatan di seluruh rangkaian perjalanan spiritual Anda.

Salah satu langkah yang tidak boleh dilewatkan sebelum berangkat adalah mempelajari cara mengecek travel umroh resmi berikut ini agar terhindar dari agen yang tidak berizin.

Selain memastikan keamanan dana, Anda juga bisa memperoleh layanan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

1. Cek Daftar Travel di Situs Resmi SIMPU Kemenag

Langkah pertama yang sangat disarankan adalah mengecek legalitas travel umroh melalui Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Umrah (SIMPU) yang dioperasikan oleh Kemenag.

Situs ini memuat daftar Penyelenggaraan Ibadah Umrah (PPIU) yang memperoleh izin resmi dari pemerintah. Berikut langkah-langkah menggunakan SIMPU yang merupakan fasilitas dari Kemenag:

  1. Buka SIMPU Kementerian Agama⁠.
  2. Masuk ke menu PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) atau kolom pencarian PPIU.
  3. Ketik nama travel, nomor SK, atau nama perusahaan.
  4. Jika travel tersebut resmi, akan muncul informasi seperti:
  • nama perusahaan,
  • nomor izin (SK PPIU),
  • alamat kantor,
  • kontak,
  • status izin, serta
  • kantor cabang yang terdaftar.

Cara ini memang mudah dilakukan. Namun, banyak calon jemaah belum memahami cara mengecek travel umroh resmi, padahal prosesnya bisa dilakukan secara online melalui data yang disediakan Kementerian Agama.

2. Pastikan Izin Operasional Masih Aktif

Travel yang tidak memiliki izin operasional tidak akan dapat menyelenggarakan perjalanan umroh. Oleh karena itu, izin operasional dari travel tersebut harus dipastikan masih aktif dan pastikan juga izinnya belum dicabut atau dibekukan oleh Kemenag.

Travel dengan izin operasional yang aktif berarti telah memenuhi persyaratan dan memiliki standar yang sudah terjamin sebagai penyelenggara umroh. Sebaliknya, jika status izinnya dicabut atau tidak aktif, travel tersebut tidak diperbolehkan memberangkatkan jemaah.

Cara cek izin travel umroh resmi sebaiknya dilakukan sejak awal proses perencanaan agar Anda lebih yakin dalam memilih penyelenggara umroh.

3. Cocokkan Identitas Perusahaan dengan Data Resmi

Setelah mendapatkan nama travel di SIMPU, jangan lupa mencocokkan seluruh identitas perusahaan dengan travel umroh tujuan Anda. Beberapa oknum tidak bertanggung jawab kadang memanipulasi data dengan menggunakan data dari penyelenggara lain agar calon jemaah yakin dengan travel umroh tersebut.

Periksa keseluruhan data seperti nama PT, alamat kantor, nomor telepon, dan informasi lainnya sesuai data yang tercantum resmi di situs resmi Kemenag. Jika travel memiliki kantor cabang, pastikan cabangnya juga sudah terdaftar sebagai cabang resmi.

4. Hubungi atau Datangi Kantor Kementerian Agama

Jika masih ragu, Anda bisa datangi Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota atau provinsi setempat untuk mengonfirmasi atau memastikan langsung legalitas travel umroh.

Petugas Kemenag dapat membantu Anda memastikan apakah travel tersebut benar-benar memiliki izin resmi sebagai PPIU. Selain mengecek status legalitas, Anda juga bisa memastikan apakah travel tersebut pernah mendapatkan sanksi administratif atau memiliki catatan pelanggaran.

5. Periksa Reputasi Travel Umroh

Legalitas memang penting, tetapi reputasi travel juga tidak kalah penting dalam memilih travel umroh tujuan. Anda bisa cari tahu pengalaman jemaah yang pernah menggunakan jasa travel tersebut melalui ulasan di Google, media sosial, atau platform lainnya.

Alternatif ini merupakan cara cek izin travel umroh resmi yang bisa Anda lakukan dengan mudah kapan pun dan di mana pun.

Perhatikan apakah travel memiliki testimoni yang konsisten, dokumentasi keberangkatan yang jelas, serta pelayanan yang baik. Jika banyak ulasan dengan bahasa yang terkesan dilebih-lebihkan (fiktif) atau pemberi ulasan yang tidak jelas profilnya, maka ulasan tersebut patut dicurigai.

Selain itu, jika banyak ditemukan penundaan keberangkatan, perubahan jadwal tanpa alasan yang jelas, atau sulit dihubungi setelah pembayaran dilakukan, sebaiknya pertimbangkan travel lain agar Anda tidak tertipu oleh alasan dengan alibi jebakan yang dapat mengancam kesejahteraan Anda.

6. Waspadai Penawaran yang Terlalu Murah

Anda jangan langsung tertarik dengan penawaran yang jauh di bawah harga pasar. Jika menghadapi situasi tersebut, sebaiknya Anda harus lebih waspada dengan beralih ke travel umroh lain.

Biaya penyelenggaraan umroh mencakup tiket pesawat, akomodasi, konsumsi, transportasi, visa, hingga layanan pembimbing ibadah. Jika harga yang ditawarkan terlalu murah tanpa transparansi yang jelas, ada kemungkinan terdapat risiko seperti pengurangan fasilitas, penundaan keberangkatan, bahkan penipuan.

Transparansi biaya bisa didiskusikan sebelum membayar perjalanan umroh, sangat disarankan memintanya secara tertulis. Hal ini guna mengetahui fasilitas apa saja yang sudah dipenuhi oleh penyelenggara umrah tersebut.

Dengan demikian, Jika menemukan penawaran umroh dengan harga jauh di bawah pasaran, segera lakukan cara mengecek travel umroh resmi untuk memastikan kredibilitas travel tersebut.

7. Pastikan Pembayaran Dilakukan ke Rekening Perusahaan

Pastikan Anda hanya mentransfer yang ke rekening resmi dari perusahaan travel umrah tersebut. Pastikan juga bahwa nama rekening tersebut adalah nama resmi PT, bukan rekening pribadi atau pemilik travel.

Selain itu, mintalah bukti pembayaran, kuitansi resmi, dan perjanjian atau kontrak perjalanan yang menjelaskan hak serta kewajiban kedua belah pihak. Dokumen tersebut sangat penting sebagai penjamin keselamatan jika terjadi suatu kendala di tengah ibadah umroh.

Komunikasi Selama Umroh Jadi Lancar dengan Paket PRIO Hajj & Umrah XL PRIORITAS

Jangan biarkan momen khusyuk ibadah umroh Anda terganggu oleh kendala komunikasi atau kekhawatiran soal legalitas penyelenggara. Oleh karena itu, Anda juga perlu memastikan keamanan perjalanan dengan cara cek travel umroh resmi terlebih dahulu.

Setelah itu, sempurnakan persiapan Anda dengan Paket PRIO Haji & Umrah agar bisa langsung menikmati kuota besar fleksibel. Paket ini menyediakan berbagai pilihan masa aktif, mulai dari 45 hari hingga 60 hari yang bisa disesuaikan dengan durasi rangkaian ibadah Anda di Tanah Suci.

Hanya dengan Rp97.000, Anda juga sudah bisa mendapatkan kuota sebesar 2 GB untuk membantu memenuhi kebutuhan berkomunikasi selama di Tanah Suci tanpa perlu bergantung pada kartu SIM khusus di wilayah Arab.

Aktifkan Paket PRIO Hajj & Umrah sebelum terbang ke Tanah Suci dan nikmati kemudahan persiapan ibadah yang jauh lebih tenang dan praktis dengan aktivasi di aplikasi myXL.