Core

Kalau Anda baru ingin masuk ke dunia Middle-earth, menentukan urutan film The Lord of the Rings pastinya akan terasa sangat membingungkan. Bukan tanpa alasan, franchise karya J.R.R Tolkien ini tidak hanya memiliki trilogi utama The Lord of the Rings, tetapi juga trilogi The Hobbit yang hadir beberapa tahun kemudian.

Sederhananya, trilogi tersebut rilis saling bertabrakan dengan timeline. Trilogi The Lord of the Rings rilis terlebih dahulu, kemudian disusul oleh trilogi The Hobbit. Jika ditinjau dari segi timeline, Anda harus menyaksikan trilogi The Hobbit terlebih dahulu lalu dilanjut dengan trilogi dari The Lord of the Rings.

Pertanyaannya, apakah harus menonton berdasarkan timeline cerita atau mengikuti tahun rilis filmnya? Jawabannya tergantung pengalaman menonton yang Anda inginkan.

Supaya tidak salah urutan, berikut panduan lengkap urutan nonton Lord of the Ring berdasarkan timeline dan tahun rilis. Yuk, langsung saja scroll ke bawah!

Urutan Nonton Lord of the Ring Berdasarkan Timeline Cerita

Jika Anda ingin mengikuti alur kronologis dunia Middle-earth, maka Anda bisa memulai dari trilogi The Hobbit terlebih dahulu sebelum masuk ke trilogi The Lord of the Rings.

Berikut urutannya:

The Hobbit: An Unexpected Journey (2012)

Film pertama ini menjadi titik awal timeline cerita. Kisahnya berfokus pada Bilbo Baggins yang diajak Gandalf dan sekelompok kurcaci untuk merebut kembali kerajaan Erebor dari naga Smaug.

Di sinilah Anda mulai mengenal karakter penting seperti Thorin Oakenshield, Gandalf, dan tentu saja cincin misterius yang ditemukan Bilbo.

Film ini cocok sebagai pengantar dunia Middle-earth karena memperlihatkan asal mula banyak peristiwa yang nantinya berpengaruh dalam trilogi LOTR.

The Hobbit: The Desolation of Smaug (2013)

Petualangan Bilbo dan rombongan berlanjut menuju Lonely Mountain. Perjalanan mereka semakin berbahaya karena harus menghadapi berbagai ancaman, mulai dari laba-laba raksasa hingga pasukan musuh.

Bagian paling penting dari film ini tentu kemunculan Smaug, salah satu naga paling terkenal dalam sejarah film fantasi.

Selain memperluas lore Middle-earth, film ini juga mulai menunjukkan hubungan cerita dengan konflik besar yang muncul di The Lord of the Rings.

The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014)

Film ketiga menjadi penutup trilogi The Hobbit. Setelah konflik dengan Smaug selesai, perang besar antara lima pasukan pecah demi memperebutkan kekuasaan dan harta Erebor.

Di sini, Anda akan melihat bagaimana kondisi Middle-earth mulai berubah menuju era yang nantinya menjadi latar cerita LOTR.

Setelah menyelesaikan film ini, Anda bisa langsung lanjut ke trilogi utama.

The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring (2001)

Inilah awal dari trilogi utama yang membuat franchise ini mendunia.

Ceritanya berfokus pada Frodo Baggins yang mendapat tugas besar untuk menghancurkan One Ring.

Frodo kemudian membentuk Fellowship bersama Gandalf, Aragorn, Legolas, Gimli, Sam, Merry, Pippin, dan Boromir.

Film ini menjadi fondasi utama konflik besar antara Free Peoples of Middle-earth melawan Sauron.

The Lord of the Rings: The Two Towers (2002)

Cerita berkembang menjadi lebih besar dan emosional. Fellowship mulai terpecah, sementara perang melawan kekuatan gelap semakin mendekat.

Salah satu momen paling ikonik dalam film ini adalah Battle of Helm’s Deep yang masih dianggap sebagai salah satu adegan perang terbaik dalam sejarah perfilman.

Karakter seperti Gollum juga mulai memiliki peran yang jauh lebih penting dalam perjalanan Frodo.

The Lord of the Rings: The Return of the King (2003)

Film terakhir menjadi klimaks dari seluruh perjalanan Middle-earth. Semua konflik yang dibangun sejak awal akhirnya mencapai puncaknya.

Mulai dari pertempuran besar di Minas Tirith hingga perjalanan Frodo ke Mount Doom, film ini menghadirkan penutup epik yang membuat trilogi LOTR memenangkan banyak penghargaan, termasuk Oscar Best Picture.

Kalau Anda ingin mengikuti urutan film The Lord of the Rings sesuai timeline, maka enam film di atas adalah urutan yang paling tepat.

Urutan Film The Lord of the Rings Berdasarkan Tahun Rilis

Di sisi lain, sebagian penonton lebih memilih menikmati franchise ini sesuai pengalaman asli para penggemarnya, yaitu berdasarkan tahun rilis.

Berikut urutannya:

Trilogi The Lord of the Rings

  • The Fellowship of the Ring (2001),
  • The Two Towers (2002),
  • The Return of the King (2003).

Trilogi The Hobbit

  • An Unexpected Journey (2012),
  • The Desolation of Smaug (2013),
  • The Battle of the Five Armies (2014).

Menonton berdasarkan release order punya kelebihan tersendiri. Adapun, Anda bisa merasakan bagaimana misteri dunia Middle-earth dibangun terlebih dahulu melalui trilogi LOTR sebelum akhirnya mendapatkan cerita latar lewat The Hobbit.

Timeline The Hobbit vs The Lord of the Rings, Apa Bedanya?

Walaupun sama-sama berada di universe Middle-earth, kedua trilogi ini memiliki nuansa cerita yang cukup berbeda.

The Hobbit mengambil setting sekitar 60 tahun sebelum peristiwa utama The Lord of the Rings. Fokus ceritanya lebih banyak pada petualangan, eksplorasi, dan perjalanan Bilbo.

Sementara itu, The Lord of the Rings memiliki skala konflik yang jauh lebih besar karena melibatkan ancaman Sauron terhadap seluruh Middle-earth.

Karena itu, banyak penggemar menyarankan dua cara menonton:

  • Timeline order: cocok untuk penonton baru yang ingin mengikuti alur kronologis.
  • Release order: cocok untuk pengalaman menonton yang lebih natural sesuai perilisan asli.

Haruskah Nonton The Hobbit Dulu atau The Lord of the Rings Dulu?

Kembali lagi, jawabannya kembali ke preferensi Anda.

Jika ingin memahami sejarah karakter, asal-usul cincin, dan kronologi Middle-earth sejak awal, maka mulailah dari The Hobbit.

Namun, jika ingin menikmati cerita dengan pacing yang lebih kuat dan mengikuti pengalaman mayoritas penggemar, Anda bisa mulai dari trilogi The Lord of the Rings terlebih dahulu.

Apa pun pilihannya, kedua trilogi ini tetap menawarkan pengalaman fantasy adventure yang sangat solid dan wajib ditonton.

Streaming Lancar Tanpa Henti, XL PRIORITAS Temani Produktivitas Anda Setiap Hari!

Kesimpulannya, urutan film The Lord of the Rings bisa ditonton dengan dua cara, yaitu berdasarkan timeline cerita maupun tahun rilis. Jika mengikuti timeline, Anda perlu memulai dari trilogi The Hobbit lalu lanjut ke trilogi The Lord of the Rings. Sebaliknya, jika mengikuti release order, Anda bisa menonton trilogi LOTR terlebih dahulu seperti pengalaman para penggemar sejak awal.

Menonton film menjadi pilihan yang tepat untuk mengisi akhir pekan. Oleh sebab itu, Anda perlu koneksi internet yang cepat dan juga andal agar pengalaman menonton tidak terganggu.

Untungnya, ada PRIO 100K dari XL PRIORITAS yang punya kuota utama melimpah dengan konektivitas cepat anti lambat. Hanya Rp100.000-an saja, Anda sudah dapat 80GB kuota utama yang cukup untuk marathon streaming film The Lord of the Rings.

Bukan hanya kuota utama saja yang didapatkan, Anda juga bisa menikmati exclusive rewards lainnya jika membeli paket tersebut seperti unlimited telepon ke XL/AXIS/SMARTFREN, 3 jam telepon dan 180 SMS ke semua operator, hingga Vidio Platinum Mobile Subscription tiap bulan.

Yuk, upgrade ke XL PRIORITAS sekarang dan nikmati konektivitas tanpa batas untuk aktivitas streaming digital yang premium!