
Source: Shutterstock
Cepatnya informasi beredar secara online di era sekarang membuat cara cek berita hoax WhatsApp jadi sangat penting untuk Anda pahami.
Informasi, baik benar maupun salah, dapat menyebar dalam hitungan detik melalui pesan grup dan pesan pribadi. Dampak dari penyebaran hoax bisa sangat serius, mulai dari menimbulkan kepanikan publik, memicu konflik, hingga merusak reputasi profesional.
Sebagai pengguna yang bijak, Anda harus selalu bersikap kritis dan tidak langsung percaya akan semua informasi yang Anda dapatkan melalui aplikasi perpesanan tersebut.
Artikel ini akan mengajak Anda untuk mencari tahu langkah-langkah praktis cara cek berita hoax WhatsApp agar Anda tidak ikut menyebarkan informasi yang salah. Simak ulasan informatif berikut ini.
Ciri-ciri Pesan Hoax di WhatsApp yang Harus Anda Waspadai
Pesan hoax melalui WhatsApp memang sudah beredar cukup lama. Kalau Anda sadar, ada beberapa ciri-ciri dari pesan disinformasi tersebut.
Anda dapat mengamati karakteristik pesan tidak benar tersebut agar lebih hati-hati dalam mengolah informasi secara online.
1. Label "Diteruskan" (Forwarded)
Ciri pesan hoax di WhatsApp yang pertama adalah adanya label "Diteruskan" atau "Forwarded".
Meskipun tidak semua pesan yang diteruskan adalah hoax, ini adalah tanda pertama untuk waspada. Apalagi jika ada label "Diteruskan berkali-kali".
2. Bahasa Provokatif
Pesan hoax di WhatsApp juga kerap menggunakan bahasa provokatif. Judul yang sensasional, menggunakan huruf kapital berlebihan, dan bahasa yang emosional atau mendesak (Contoh: "SEBARKAN SEGERA!", "PENTING!", "AWAS!").
3. Tidak Ada Sumber Kredibel
Kemudian, ciri pesan hoax di WhatsApp yang harus Anda cermati adalah tidak adanya sumber kredibel dari informasi tersebut.
Pesan tidak mencantumkan sumber informasi yang jelas. Kalau pun ada, sumbernya bukan media ternama atau instansi resmi.
4. Klaim Berlebihan
Pesan WhatsApp yang tidak jelas tersebut juga menyajikan informasi yang terlalu fantastis atau tidak masuk akal.
5. Meminta Disebarkan
Terakhir, ciri pesan hoax di WhatsApp yang paling jelas adalah meminta disebarkan kembali. Sering kali diakhiri dengan ajakan untuk segera menyebarkan pesan tersebut ke grup lain.
4 Cara Cek Berita Hoax di WhatsApp
Apabila Anda menerima pesan yang memiliki ciri-ciri di atas, jangan langsung disebar.
Coba untuk lakukan beberapa langkah verifikasi sederhana yang ada di bawah ini.
1. Gunakan Chatbot Cek Fakta Mafindo
Cara cek berita hoax WhatsApp ini adalah cara paling mudah karena bisa dilakukan langsung dari dalam WhatsApp.Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyediakan chatbot khusus untuk cek fakta yang ada di dalam pesan tersebut.
- Simpan nomor WhatsApp Mafindo +62-859-2160-0500 ke kontak Anda (Misal: "Cek Fakta Mafindo").
- Buka obrolan dengan kontak tersebut.
- Kirimkan (atau forward/teruskan) pesan teks yang Anda ragukan ke chatbot tersebut.
- Tunggu beberapa saat. Chatbot akan otomatis membalas dengan hasil verifikasi dari database mereka, apakah informasi tersebut sudah terkonfirmasi sebagai hoax atau fakta.
2. Verifikasi Teks dan Judul via Google Search
Untuk berita berbasis teks, Google bisa jadi cara cek berita hoax WhatsApp terbaik Anda.
- Salin (copy) kalimat utama atau judul provokatif dari pesan WhatsApp tersebut.
- Buka browser Anda (Google Chrome) dan tempel (paste) kalimat tersebut di kolom pencarian.
- Lihat hasilnya. Jika berita itu hoax, biasanya media-media besar dan kredibel (seperti Kompas, Detik, Liputan6, atau situs Cekfakta.com) akan merilis artikel klarifikasi atau debunk dengan judul "Cek Fakta: [isi hoax]" atau "[Isi Hoax] adalah Salah".
3. Verifikasi Foto
Hoax seringkali menggunakan foto lama untuk konteks yang baru. Maka dari itu, reverse image bisa menjadi cara cek berita hoax WhatsApp yang cukup ampuh.
- Unduh (download) foto dari WhatsApp ke galeri HP Anda.
- Buka browser Google Chrome, kunjungi images.google.com.
- Ketuk ikon kamera di kolom pencarian.
- Pilih "Upload a file" (Unggah file) dan pilih foto yang tadi Anda simpan.
- Google akan menampilkan di mana saja gambar serupa pernah muncul di internet. Anda mungkin akan menemukan bahwa foto tersebut adalah foto lama dari kejadian di negara lain atau konteks yang berbeda.
4. Verifikasi Video
Metode terakhir ini mirip dengan verifikasi foto. Anda bisa menggunakannya untuk mengecek apakah video tersebut rekaman lama yang didaur ulang.
- Putar video dan ambil screenshot (tangkapan layar) di bagian yang paling unik atau jelas (misal: ada spanduk, wajah orang, atau bangunan spesifik).
- Unggah screenshot tersebut ke images.google.com seperti langkah verifikasi foto di atas.
- Periksa hasil pencarian untuk melihat tanggal dan sumber asli video tersebut.
BACA JUGA: 7 Ide Bisnis Rumahan yang Hasilnya Besar
Menerapkan cara cek berita hoax WhatsApp secara tidak langsung merupakan wujud tanggung jawab Anda dalam menjaga ekosistem digital tetap sehat dan kondusif.
Sebagai pengguna WhatsApp yang bijak dan profesional, biasakan untuk selalu 'Saring Sebelum Sharing'.
Apabila Anda ragu dengan kebenaran sebuah informasi, lebih baik tidak perlu menyebar luaskannya daripada mengambil risiko ikut meneruskan informasi yang tidak benar.
Jangan lupa, lengkapi gaya hidup aktif Anda dengan jaringan premium XL PRIORITAS!
Nikmati kuota data besar yang andal dengan berbagai pilihan paket, mulai dari Silver (30 GB) hingga Ultima (300 GB), yang semuanya dilengkapi benefit Unlimited Internet dan keuntungan premium lainnya.
Lebih dari itu, Anda juga bisa memilih paket internet dari XL PRIORITAS dengan eSIM yang dilengkapi opsi nomor cantik premium senilai Rp5 juta!
Segera tingkatkan pengalaman digital Anda dengan berlangganan XL PRIORITAS sekarang juga!



